SLEMAN – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sleman mempromosikan salah satu aset investasi sektor pariwisata unggulan di wilayah Utara Yogyakarta, yakni Agrowisata Kebun Buah Ngandong. Terletak di Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi, proyek ini mengintegrasikan potensi pertanian lokal dengan konsep wisata modern yang berkelanjutan.

Profil Lokasi dan Demografi

Kalurahan Girikerto merupakan wilayah agraris dengan luas mencapai 1.241 Ha. Dengan mayoritas penduduk bekerja sebagai petani, wilayah ini memiliki ekosistem yang sangat mendukung untuk pengembangan agrowisata. Lokasi proyek hanya berjarak 11 Km dari pusat Kabupaten Sleman dan sangat mudah diakses baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Konsep Pengembangan Wisata Terpadu

Diatas lahan seluas 40.000 $m^2$, proyek ini berfokus pada pengembangan kebun buah komoditas unggulan seperti Durian dan Alpukat. Selain itu, investor memiliki peluang untuk mengembangkan berbagai fasilitas pendukung, antara lain:

  • Wisata Edukasi & Petik Buah: Pengalaman langsung bagi wisatawan di area perkebunan.

  • Fasilitas Rekreasi: Area outbound, perkemahan (camping ground), dan gardu pandang dengan pemandangan Gunung Merapi.

  • Ekonomi Kreatif: Wisata kuliner lokal dan kedai cinderamata untuk mendukung UMKM setempat.

Analisis Investasi yang Kompetitif

Proyek Agrowisata Kebun Buah Ngandong menawarkan struktur finansial yang sangat menarik bagi calon investor dengan efisiensi pengembalian modal yang cepat:

  • Nilai Investasi: Rp731.474.000,00.

  • Masa Investasi: 20 Tahun.

  • Payback Period (PBP): 6 Tahun 2 Bulan.

  • Net Present Value (NPV): Rp3.884.221.026,00.

Kategori: Berita