Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sleman terus menggencarkan program jemput bola pelayanan perizinan berusaha melalui inovasi Sambang Sambung NIB UMK. Program yang kali ini berlangsung (20/05/26) di Kantor Kapanewon Berbah tersebut menyasar pelaku UMK perseorangan agar lebih mudah memperoleh legalitas usaha.

Program tersebut menjadi salah satu inovasi yang terbukti efektif meningkatkan kepemilikan NIB di Kabupaten Sleman. Hingga saat ini, jumlah pelaku UMK yang telah memiliki NIB di Sleman mencapai 115.151 pelaku usaha. Angka itu terdiri dari penerbitan NIB UMK melalui OSS RBA sebanyak 95.883 pelaku usaha dan yang melakukan migrasi ke OSS RBA sebanyak 19.268 pelaku usaha.
Program Sambang Sambung NIB UMK mulai menunjukkan lonjakan besar sejak pertama diterapkan pada 2023. Sebelum inovasi itu berjalan, jumlah kepemilikan NIB melalui OSS RBA baru sekitar 18 ribu.

Tingginya capaian tersebut, tak lepas juga dari antusiasme pelaku usaha yang menyadari pentingnya legalitas usaha. Sebab, legalitas usaha menjadi pintu utama untuk mengakses berbagai layanan dan program pemerintah ataupun kerjasama dengan pelaku usaha lainnya.

Pelaksanaan kegiatan di Kapanewon Berbah ini, DPMPTSP bekerjasama dengan Baznas Sleman, Forkom UMKM Sleman dan pihak kapanewon. Setelah di berikan edukasi mengenai urgensi legalitas usaha, peserta langsung mendapatkan pendampingan pembuatan perizinan berusaha/NIB.

Kategori: Berita